Thursday, 19 March 2015

Cara Uji One Way Anova SPSS

Uji ini One way Anova SPSS atau pengujian varian satu jalur digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan rata-rata untuk lebih dari dua kelompok sampel yang tidak berhubngan. Jika ada perbedaan, rata-rata manakah yang lebih tinggi. Data yang digunakan biasanya berskala interval atau rasio.

Cara Uji One Way Anova dengan SPSS      
  • Masuk program SPSS
  • Klik variable pada SPSS data Editor
  • Pada kolom name ketik variabel yang digunakan
  • Pada kolom Decimals, ubah nilai menjadi 0 untuk semua variabel
  • Pada kolom label, ketik label yang digunakan
  • Pada kolom values, untuk kolom baris pertama biarkan kosong(none). Untuk kolom baris kedua klik pada kotak kecil, pada value ketik 1, pada labelnya isi labelnya dan klik add. Langkah selanjutnya pada value ketik 2, klik labelnya dan klik add.   
  • untuk kolom-kolom lainnya biarkan default   
  • Buka data view pada SPSS data editor, maka didapat kolom variabel yang diisikan
  • Ketikkan data sesuai dengan variabelnya
  • klik Analize - compare Means - one Way ANOVA
  • Klik variabel    pertama dan masukkan ke kotak dependt list, kemudian klik variabel lain dan masukkan ke kotak factor, kemudian klik options, klik descrptive and homogeneity of variance, lalu klik continue
  • Klik OK.
Sebelum dilakukan uji ANOVA maka dilakukan uji kesamaan varian (homogenitas) dengan levene test, uji ini digunakan untuk mengetahui apakah varian ketiga kelompok sama. Data yang memenuhi syarat adalah jika varian sama atau subjek berasal dari kelompok yang homogen.

Langkah-langkah uji Homogenitas SPSS
  1.     Menentukan hipotesis, Ho : semua varian yang diuji sama. Ha : Semua varian yang diuji berbeda
  2. Kriteria pengujian (berdasarkan probabilitas/signifikansi). Ho diterima jika P value > 0,05. Ho ditolak jika P Value < 0,05
  3. Membandingkan probabilitas. Nilai P Value
  4. Kesimpulan Jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 maka Ho diterima, dan jika lebih kecil maka Ho ditolak.               

Langkah-langkah Uji ANOVA SPSS sebagai berikut :             
  1. Menentukan Hipotesis. Ho : Tidak ada perbedaan antara rata-rata sample pengujian. Ha : Ada perbedaan rata-rata sample pengujian
  2. Menentukan tingkat signifikansi. Pengujian menggunakan uji 2 sisi dengan tingkat signifikansi a = 5%.  Tingkat signifikansi dalam hal ini berarti kita mengambil risiko salah dalam mengambil keputusan untuk menolak hipotesis yang benar sebanyak-banyaknya 5%.
  3. Menentukan F hitung
  4. Menentukan F tabel. Dengan menggunakan tingkat keyakinan 95%, a = 5% df 1 (jumlah variabel-1) =2, dan df 2 (n-jumlah variabel diuji).
  5. Kriteria pengujian. Ho diterima bila F hitung < F tabel. Ho ditolak bila F hitung > F tabel.   
  6. Membandingkan F hitung dengan F tabel.
Jika anda bingung dan memerlukan solusi tuntas bantuan kami bisa lihat label Olah SPSS Biaya dan Jasa Statistik
Back to Home

Sumber pustaka diolah :
-Mandiri Belajar SPSS, Dwi Priyatno (2008)
- Solusi Express SPSS 15, Getut Pramesti (2008)
- Pedoman Analisis Data dengan SPSS. Stanislaus Uyanto PhD (2009)
- Cara Mudah melakukan Analisa Statistik Dengan SPSS. Teguh W (2004)
- Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Prof Imam Ghozali (2005)

Keyword : jasa skripsi, pengolahan data statistik, spss, lisrel, amos, eviews, monte carlo, crystal ball, jasa training, cara pengolahan data spss, cara uji lisrel, cara uji spss, cara uji eviews, cara uji regresi, cara uji korelasi, cara uji realibilitas, cara uji validitas, cara uji T test, cara uji Chi Square, konsultan statstik, konsutan olah data.

Related Post
Mirror
                          
                                                                         

No comments: