Sunday, 22 March 2015

Cara Uji Chi Square test SPSS ( Uji Kai Kuadrat)

Olah SPSS,  Uji Chi Square test SPSS ( Uji Kai Kuadrat) ini adalah pengujian menggunakan crosstab (tabel silang) yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara baris dan kolom. Variabel antara baris dan kolom adalah variabel independen dan data yang digunakan berskala nominal atau bisa ordinal tetapi tidak diukur tingkatannya dan menjadi data nominal.

Cara uji dengan program SPSS

  • Klik variable view pada SPSS data editor
  • Pada kolom Name ketik variabel satu dan kolom kedua variable 2
  • Pada kolom Decimals, ubah nilai menjadi 0 untuk semua variabel
  • Pada kolom Label, untuk kolom pertama, kedua dst tuliskan nama label yang digunakan
  • Pada kolom Values, untuk kolom pada baris pertama klik pada kotak kecil, pada valuye ketik 1, pada value label ketik sangat tidak setuju, lalu ketik add. Kemudian diulang dengan langkah sama untuk 2-N dengan menulis tidak setuju hingga sampai sangat setuju. Kemudian klik OK
  • Untuk kolom pada baris kedua klik pada kotak kecil, pada value ketik 1, pada value label ketik nama yang digunakan, lalu add. ulangi langkah selanjutnya hingga label N. Kemudian ketik OK
  • Untuk kolom-kolom lainnya boleh dihiraukan
  • Buka data view pada SPSS data editor, maka didapat kolom variabel yang sudah dimasukkan.
  • Ketikkan angka sesuai dengan variabelnya.
  • Klik Analyze - Descriptive Statistics - Crosstabs
  • Klik variabel 1 dan masukkan ke kotak raw, kemudian klik variabel lainnya dan masukkan ke kotak column, kemudian klik statistics, klik chi square dan contingency coefficient lalu ketik continue.
  • klik OK. Dan didapat hasil output



  1. Menentukan Hipotesis, Ho: tidak ada perbedaan anatara x dan y, Ha : ada perbedaan antara x dan y.
  2. Menentukan tingkat signifikansi. Pengujian menggunakan uji dua sisi dengan tingkat signifikansi a=5%. Ukuran signifikansi 5% biasa digunakan sebagai ukuran standar
  3. Menentukan X kuadrat hitung, lihat nilai pearson Chi Square
  4. Menentukan X kuadrat tabel. Dengan menggunakan tingkat keyakinan 95%, a=5%, df = (jumlah baris-1)x(jumlah kolom-1). Hasil untuk x kuadrat tabel dilihat pada tabel atau pada excel di sel kosong ketik =chiinv(0.05df)
  5. Krietria pengujian, Ho ditolak apabila nilai X kuadrat hitung > X kuadrat tabel. Ho diterima apabila nilai x kuadrat hitung < X kuadrat tabel
  6. Membandingkan X kuadrat hitung dengan X kuadart tabel


Koefisien Kontingensi (symmetric Measure)
Koefisien kontingensi (KK) digunakan untuk mengetahui keeratan hubungan antara variabel baris dan kolom. Kriteria hubungan antar variabel adalah bahwa semakin mendekati nilai 1 maka hubungan yang terjadi semakin erat dan jika mendekati 0 maka hubungan semakin lemah.

Jika anda bingung dan memerlukan solusi tuntas bantuan kami bisa lihat label Olah SPSS Biaya dan Jasa Statistik
Sumber pustaka diolah :
-Mandiri Belajar SPSS, Dwi Priyatno (2008)
- Solusi Express SPSS 15, Getut Pramesti (2008)
- Pedoman Analisis Data dengan SPSS. Stanislaus Uyanto PhD (2009)
- Cara Mudah melakukan Analisa Statistik Dengan SPSS. Teguh W (2004)
- Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Prof Imam Ghozali (2005)

Keyword : jasa skripsi, pengolahan data statistik, spss, lisrel, amos, eviews, monte carlo, crystal ball, jasa training, cara pengolahan data spss, cara uji lisrel, cara uji spss, cara uji eviews, cara uji regresi, cara uji korelasi, cara uji realibilitas, cara uji validitas, cara uji T test, cara uji Chi Square, konsultan statstik, konsutan olah data.


Related Post
Mirror

No comments: