Sahabat jasa skripsi. Pengolahan data LISREL digunakan untuk melakukan uji Structural Equation Model ( SEM) yang tidak bisa dilakukan oleh SPSS. Sahabat jasa skripsi, beberapa sumber menyatakan uji dengan LISREL digunakan untuk melakukan analisis Analysis Path, SPSS tidak bisa melakukan Analysys Path kecuali dihitung secara manual. Uji SEM selain dengan LISREL dapat juga dilakukan dengan AMOS. Berikut cara uji dengan LISREL dari contoh kasus private training LISREL oleh jasa skripsi kami yang sudah disederhanakan.
CONTOH
KASUS SEM LISREL :
Variabel Penelitian :
Service Marketing Mix (X1)
Woman Marketing Mix (X2)
Ekuitas Merek (X3)
Minat Beli Ulang (Y)
1.
Apakah terdapat hubungan Service Marketing Mix terhadap Ekuitas Merek?
2.
Apakah terdapat hubungan Woman Marketing Mix
terhadap Ekuitas Merek?
3.
Apakah terdapat hubungan Service Marketing Mix dan Woman
Marketing Mix secara simultan
terhadap Ekuitas Merek?
4.
Apakah terdapat hubungan Ekuitas Merek terhadap minat beli ulang.
Hipotesis :
H1 :
Terdapat hubungan Service Marketing Mix
terhadap Ekuitas Merek.
H2 :
Terdapat hubungan Woman Marketing Mix terhadap Ekuitas Merek.
H3 :
Terdapat hubungan Service Marketing Mix
dan Woman Marketing Mix secara
simultan terhadap Ekuitas Merek.
H4 :
Terdapat hubungan Ekuitas Merek terhadap
minat beli ulang.
Langkah-langkah dalam Lisrel :
1. MEMPERSIAPKAN DATAData yang akan kita import ke PRELIS adalah data dalam bentuk SPSS (.SAV). Jumlah sampel sebanyak 100 orang responden.
2. MEMBUAT DATA PRELIS
Klik FILE – IMPORT DATA IN FREE FORMAT.
Disini..posisi File ada di C:\PRIVATE\DATA100.SAV
Tampilan PRELIS
Simpan data PRELIS dengan nama : DATA100.PSF
3. MENENTUKAN JENIS DATA
Klik DATA – DEFINE VARIABLES
Klik VARIABLE TYPE – Pilih CONTINUES dan Klik APPLY to ALL
4. MEMBUAT FILE COVARIANCE
Dengan tetap membuka data prelis tersebut,
Klik: STATISTIK-OUTPUT OPTION,
Pada MOMENT MATRIX :Pilih COVARIANCES
PILIH SAVE TO FILE, Beri nama file : DATA100.COV
5. MEMBUAT FILE CORRELATION
Dengan tetap membuka data prelis tersebut,
Klik: STATISTIK-OUTPUT OPTION,
Pada MOMENT MATRIX :Pilih CORRELATIONS
PILIH SAVE TO FILE, Beri nama file : DATA100.COR
6. MEMBUAT FILE DATA LISREL
Dengan tetap membuka data prelis tersebut,
Klik: STATISTIK-OUTPUT OPTION,
PILIH LISREL SYSTEM DATA, Beri nama file : DATA100.DSF
7. MEMBUAT FILE STANDARD DEVIATION
Dengan tetap membuka data prelis tersebut,
Klik: STATISTIK-OUTPUT OPTION,
PILIH STANDARD DEVIATION, PILIH SAVE TO FILE
Beri nama file : DATA100.DAT
8. MEMBUAT SIMPLIS SINTAX untuk uji validitas dengan CFA
Klik FILE – NEW – Lalu Pilih SINTAX ONLY
Buat Sintax secara lengkap Sbb :
UJI CFA
Observed variables
X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17
Raw Data from file: C:\PRIVATE\DATA100.PSF
Correlation Matrix from file: C:\PRIVATE\DATA100.COR
Standard Deviation from file: C:\PRIVATE\DATA100.DAT
Covariance matrix from file: C:\PRIVATE\DATA100.COV
Latent variables : Service_Marketing_Mix
Equation:
X11-X17=Service_Marketing_Mix
sample size 100
LISREL output RS SC EF SS
Admissibility Check Off
Method : Maximum Likelihood
Iteration = 500
Path diagram
End of problem
Tampilan SIMPLIS Sintax
9. MENYIMPAN SIMPLIS SINTAX CFA
KLIK : FILE-SAVE AS
Beri Nama “CFA X1.SPL”
SAVE AS TYPE: SYMPLIS SINTAX.*SPL
10. EKSEKUSI PROGRAM DENGAN KLIK GAMBAR RUN LISREL
LIHAT HASIL output detailnya pada file : CFA X1.OUT
11. HASIL OUTPUT LISREL
Pada output File : CFA X1.PTH,
Pilih:Model-Basic Model, Esttimates-Standardized Solution
Gambar PTH : Standardized solution
Gambar PTH : T value
LIHAT HASIL output detailnya pada file : CFA X1.OUT
Kemudian lakukan hal yang sama untuk uji CFA X2, CFA X3 dan CFA Y
12. MEMBUAT SIMPLIS SINTAX untuk MODEL STRUKTURAL
Klik FILE – NEW – Lalu Pilih SINTAX ONLY
Buat Sintax secara lengkap Sbb :
UJI MODEL STRUKTURAL
Observed variables
X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17 X21 X22 X23 X24 X25 X31 X32 X33 X34
Y11 Y12 Y13
Raw Data from file: C:\PRIVATE\DATA100.PSF
Correlation Matrix from file: C:\PRIVATE\DATA100.COR
Standard Deviation from file: C:\PRIVATE\DATA100.DAT
Covariance matrix from file: C:\PRIVATE\DATA100.COV
Latent variables : Service_Marketing_Mix Woman_Marketing_Mix
Ekuitas_Merek Minat_Beli_Ulang
Equation:
X11-X17=Service_Marketing_Mix
X21-X25=Woman_Marketing_Mix
X31-X34=Ekuitas_Merek
Y11-Y13=Minat_Beli_Ulang
Ekuitas_Merek=Service_Marketing_Mix Woman_Marketing_Mix
Minat_Beli_Ulang=Ekuitas_Merek
sample size 100
LISREL output RS SC EF SS
Admissibility Check Off
Method : Maximum Likelihood
Iteration = 500
Path diagram
End of problem
Tampilan SIMPLIS Sintax
13. MENYIMPAN SIMPLIS SINTAX
Klik FILE – NEW – Lalu Pilih SINTAX ONLY
KLIK : FILE-SAVE AS
Beri Nama “MODEL ALL.SPL”
SAVE AS TYPE: SYMPLIS SINTAX.*SPL
14. EKSEKUSI PROGRAM DENGAN KLIK GAMBAR RUN LISREL
15. HASIL OUTPUT LISREL
Pada output File : Model all.PTH,
Pilih:Model-Basic Model, Esttimates-Standardized Solution
Gambar PTH : Standardized solution
Gambar PTH : T value
LIHAT HASIL output detailnya pada file : MODEL ALL.OUT
16. ANALISA DAN INTERPRETASI MODEL ALL.OUT:
1. GOODNESS OF FIT
Chi-square statistics: 543.56, Sig 0.000 (sig < 0.05) menandakan model belum fit.
Absolute fit indexi RMSEA: 0.164 > 0.08 artinya model belum fit.
Increment fit index:
Comparative Fit Index (CFI) = 0.93, Fit
Goodness of Fit Index (GFI) = 0.63, belum Fit
Adjusted Goodness of Fit Index (AGFI) = 0.53, belum Fit
Normed Fit Index (NFI) = 0.91, Fit
2.PERSAMAANSTRUKTURAL
BETA
Ekuitas_ Minat_Be
-------- --------
Ekuitas_ - - - -
Minat_Be 0.41 - -
(0.11)
3.59
GAMMA
Service_ Woman_Ma
-------- --------
Ekuitas_ -0.56 1.45
(0.51) (0.52)
-1.08 2.77
Minat_Be - - - -
Squared Multiple Correlations for Structural Equations
Ekuitas_ Minat_Be
-------- --------
0.85 0.17
1. EKUITAS= -0.56 SERVICE +1.45 WOMAN, R²=0.85
2. MINAT
BELI = 0.41 EKUITAS, R²=0.17
Artinya :
Persamaan structural
1 - Service marketing mix berhubungan negatif dengan Ekuitas Merek yaitu sebesar -0.56 (t hitung -1.08). Hubungan yang terjadi tidak signifikan. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung < 1.96
- Woman marketing mix berhubungan positif dengan Ekuitas Merek sebesar 1.45 (t hitung 2.77). Hubungan yang terjadi signifikan. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung > 1.96
- Secara bersama-sama, Service marketing mix dan Woman marketing mix berpengaruh terhadap Ekuitas Merek sebesar 0.85 (85%), sehingga besaran pengaruh variabel lain adalah 100% – 85% = 15%.
- Ekuitas merek berhubungan positif dengan minat beli sebesar 0.41 (t hitung 3.59). Hubungan yang terjadi signifikan. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung > 1.96
- Ekuitas merek berpengaruh terhadap minat beli sebesar 0.17 (17%), sehingga besaran pengaruh variabel lain adalah 100% – 17% = 83%.
UJI MODEL STRUKTURAL
Total and Indirect Effects
Total Effects of
KSI on ETA
Service_ Woman_Ma
-------- --------
Ekuitas_ -0.56 1.45
(0.51) (0.52)
-1.08 2.77
Minat_Be -0.23 0.60
(0.22) (0.27)
-1.04 2.22
Indirect Effects of
KSI on ETA
Service_ Woman_Ma
-------- --------
Ekuitas_ - - - -
Minat_Be -0.23 0.60
(0.22)
(0.27)
-1.04 2.22
Total Effects of
ETA on ETA
Ekuitas_ Minat_Be
-------- --------
Ekuitas_ - - - -
Minat_Be 0.41 - -
(0.11)
3.59
·
Total Effect of X on Y menjelaskan mengenai
total pengaruh antara variabel observed eskogen dengan endogen. Pengaruh total
ini merupakan pengaruh langsung antara eksogen ke endogen berdasarkan hasil
persamaan structural yang sudah kita jelaskan di atas.
·
Indirect Effects of X on Y menjelaskan pengaruh
tidak langsung eksogen ke endogen. Besaran pengaruh Service ke Minat beli
adalah sebesar -0.23(tidak diuji), Woman ke Minat beli adalah sebesar 0.60
(tidak diuji).
·
Total Effects of Y on Y menjelaskan total
pengaruh variabel observed endogen terhadap endogen lainnya. Dalam hal ini
adalah Ekuitas Merek ke Minat beli dengan besaran pengaruh sebesar 0.41
Jika hasil belum good fit, yang bisa dilakukan adalah :
1.Membuat modifikasi model dengan membuang indicator yang
memiliki nilai regresi/nilai loading <0 .50="" p="">
2. Membuat modifikasi model dengan membuang indicator yang
memiliki nilai t value <1 .96="" p="">
3. Membuat modifikasi model dengan melihat output modification
Indices,kemudian buat satu persatu hubungan set error covariance yang
direkomendasikan lisrel tersebut.
PAda File :MODEL ALL.PTH, klik
kolom estimates, pilih Modification Indices
Tampilan Modification Indices
Jika anda bingung dan memerlukan solusi tuntas bantuan kami bisa lihat label Olah SPSS Biaya dan Jasa Statistik
Back to Home
Pustaka
- LISREL 8 New Statistical Features. 1999. Karl. G. Joreskog, Dag Sorbom, et all. Scientifif Software International.
- Structural Equation Modeling dengan LISREL 8.8. 2008. Setyo Hari Wijayanto. Graha Ilmu
- Model - Model Persamaan Struktural dengan LISREL. 2008.Kusnedi MS. Alfabeta.
- Structural Equation Modeling Dengan LISREL 8.8. 2014. Hendryadi dan Suryani. Kaukaba Dirgantara.
- LISREL. 2006. Tumpal JR Sitinjak.Graha Ilmu
Pustaka
- LISREL 8 New Statistical Features. 1999. Karl. G. Joreskog, Dag Sorbom, et all. Scientifif Software International.
- Structural Equation Modeling dengan LISREL 8.8. 2008. Setyo Hari Wijayanto. Graha Ilmu
- Model - Model Persamaan Struktural dengan LISREL. 2008.Kusnedi MS. Alfabeta.
- Structural Equation Modeling Dengan LISREL 8.8. 2014. Hendryadi dan Suryani. Kaukaba Dirgantara.
- LISREL. 2006. Tumpal JR Sitinjak.Graha Ilmu
Keyword : jasa skripsi, pengolahan data statistik, spss, lisrel, amos, eviews, monte carlo, crystal ball, jasa training, cara pengolahan data spss, cara uji lisrel, cara uji spss, cara uji eviews, cara uji regresi, cara uji korelasi, cara uji realibilitas, cara uji validitas, cara uji T test, cara uji Chi Square, konsultan statstik, konsutan olah data.
Related Post
- Mirror